BERBISNIS DI TENGAH PANDEMI COVID 19
PESAN BUYA KEPADA KHAIDAR & ARIZ
Senin, 02 November 2020
Sabtu, 26 Oktober 2019
ALHAMDULILLAH. GATOT KACA , THANK YOU
Aku dah lama ngimpiin MABOR BARENG GATOT KACA
Alhamdulillah, Puji bagimu Tuhan karna engkau Maha Mendengar do'a hambanya
dan engkau telah mengutus koncone Gatot Kaca yakni Lion Air untuk menerbangkanku ke Tanah Suci
Kau tahu nak kenapa Buya bisa keturutan dan terkabul keinginannya?
Ya , karna DO'A.
Do'a yang Buya Panjatkan rupanya sampai di ketinggian sampai di tujuan
Jangan pernah menyerah berputus asa karna lantunan do'a tidak akan mengurangi harta bendamu
Sampaikan dan yakinkan bahwa Do'a itu sampai di tujuan .
Manakala Buya melihat gambar Ka'bah (Baitulloh) buya sampai berlinang air mata agar bisa benar-benar melihatnya secara nyata, setiap kali melihat Baitulloh Buya haturkan do'a bersama bacaan Al-Fatiha, tidak sampai disitu saja Buya akan mendekat kepada mereka yang telah lebih dulu melihat dan beribadah didekatnya dengan mengamini do'anya dan memohon do'a kepadanya.
Manakala bersholawat Mahallul Qiyam, Buya benar-benar memohon kepada rosulnya agar diperkenankan berziarah ke Haromain untuk beribadah. dan serius mengamini pada doa Mahallul Qiyam setelahnya.
Setiap kali ada acara Manaqib Syech Abdul Qodir Aljilanipun Buya senantiasa panjatkan do'a-doa diantaranya memohon bisa sampai ke Baitulloh ke rumahnya.
Pernah Buya titipkan sebagian uang Buya untuk mereka yang beribadah Haji untuk disedekahkan di tanah suci.
Dan disaat waktu mustajabah yakni sepertiga malam yang terakhir, setelah adzan sampai iqomat, saat Khtib naik mimbar Buya gunakan untuk berdo'a memohon kepadanya.
Diantara amalan ibadah yang Buya gemari adalah Sholat Tahiyatal Masjid, kau tahu kan bahwa sholat itu hanya bisa dikerjakan di masjid. Pernah dengar nggak Sholat Tahiyatal Musholla?, barangkali barokah sholat Tahiyatal Masjid itu yang menghantarkan Buya sampai di Masjidil Haram sehingga Buya merasa bersyukur sekali tiba saatnya menjalani Thowaf di Masjidil Haram sebagai ganti dari sholat Tahiyatal Masjid. Alhamdulillah Ya Rob.
Tak kalah penting dari semua itu Buya mintakan do'a restu dari Buk Ka (ibunya Buya sekaligus nenekmu) agar Buya bisa melaksanakan keinginan Buya untuk beribadah di tanah suci.
Sekarang Buya dan Umik akan pergi ber-Umroh dengan harapan Alloh SWT akan memanggil kembali Buya beserta keluarga semua (Buya, Umik, Emak dan engkau dua putraku Khaidaan serta Ariz) bersama untuk melaksanakan Ibadah Haji.
SEMOGA ALLOH SWT BERKENAN MENGABULKAN DOA KAMI, AAMIIN.
Alhamdulillah, Puji bagimu Tuhan karna engkau Maha Mendengar do'a hambanya
dan engkau telah mengutus koncone Gatot Kaca yakni Lion Air untuk menerbangkanku ke Tanah Suci
Kau tahu nak kenapa Buya bisa keturutan dan terkabul keinginannya?
Ya , karna DO'A.
Do'a yang Buya Panjatkan rupanya sampai di ketinggian sampai di tujuan
Jangan pernah menyerah berputus asa karna lantunan do'a tidak akan mengurangi harta bendamu
Sampaikan dan yakinkan bahwa Do'a itu sampai di tujuan .
Manakala Buya melihat gambar Ka'bah (Baitulloh) buya sampai berlinang air mata agar bisa benar-benar melihatnya secara nyata, setiap kali melihat Baitulloh Buya haturkan do'a bersama bacaan Al-Fatiha, tidak sampai disitu saja Buya akan mendekat kepada mereka yang telah lebih dulu melihat dan beribadah didekatnya dengan mengamini do'anya dan memohon do'a kepadanya.
Manakala bersholawat Mahallul Qiyam, Buya benar-benar memohon kepada rosulnya agar diperkenankan berziarah ke Haromain untuk beribadah. dan serius mengamini pada doa Mahallul Qiyam setelahnya.
Setiap kali ada acara Manaqib Syech Abdul Qodir Aljilanipun Buya senantiasa panjatkan do'a-doa diantaranya memohon bisa sampai ke Baitulloh ke rumahnya.
Pernah Buya titipkan sebagian uang Buya untuk mereka yang beribadah Haji untuk disedekahkan di tanah suci.
Dan disaat waktu mustajabah yakni sepertiga malam yang terakhir, setelah adzan sampai iqomat, saat Khtib naik mimbar Buya gunakan untuk berdo'a memohon kepadanya.
Diantara amalan ibadah yang Buya gemari adalah Sholat Tahiyatal Masjid, kau tahu kan bahwa sholat itu hanya bisa dikerjakan di masjid. Pernah dengar nggak Sholat Tahiyatal Musholla?, barangkali barokah sholat Tahiyatal Masjid itu yang menghantarkan Buya sampai di Masjidil Haram sehingga Buya merasa bersyukur sekali tiba saatnya menjalani Thowaf di Masjidil Haram sebagai ganti dari sholat Tahiyatal Masjid. Alhamdulillah Ya Rob.
Tak kalah penting dari semua itu Buya mintakan do'a restu dari Buk Ka (ibunya Buya sekaligus nenekmu) agar Buya bisa melaksanakan keinginan Buya untuk beribadah di tanah suci.
Sekarang Buya dan Umik akan pergi ber-Umroh dengan harapan Alloh SWT akan memanggil kembali Buya beserta keluarga semua (Buya, Umik, Emak dan engkau dua putraku Khaidaan serta Ariz) bersama untuk melaksanakan Ibadah Haji.
SEMOGA ALLOH SWT BERKENAN MENGABULKAN DOA KAMI, AAMIIN.
Minggu, 22 September 2019
THE BIG DREAM PROJECT
Tak terasa waktu cepat berlalu
Kini saatnya memandu anak yang ke dua menggapai asa
Hari ini Jum'at, 20 September 2019 saat sinar Mentari mengembang di ufuk timur, buya tulis satu impian besar buya kepada kalian semoga kalian kelak bisa menikmatinya meneruskannya dan memancarkannya laksana sinar Mercusuar menerangi kapal dan perahu nelayan di lautan.
Usia Buya yang semakin menua, tenaga yang sudah melemah memacu semangat buya untuk menuntun kalian menapaki jalan kehidupan kalian ke depan.
Bila saatnya nanti Kalian berdua, anak-anak buya jadilah anak anak yang berguna bagi sesama. Kalian anak yang pertama yang sudah merintis karir di bidang Informasi dan Tehnology (IT) dan kalian anak ragilku yang sekarang memulai pendidikan setingkat SMA di pesantren Tahfidz Al-Quran berkolaborasilah bertransformasilah bersatulah dalam satu wadah/bangunan/badan usaha seperti Mercusuar yang bermanfaat bagi bahtera di kegelapan malam.
Saat ini buya masih membuat rancangan satu usaha yang sekiranya bisa dipakai buat biaya pendidikan si Ragil, bisa buat income untuk keperluan yang di rumah, buat tabungan hari tua buya sekalian untuk tabungan akherat bila buya nanti telah tiada. Kira-kira apa dan usaha itu dekat dengan si Ragil agar buya bisa memberikan sentuhan enterpreuner padanya (mental bussines).
Buya punya impian usaha itu adalah berternak dan berkebun (Agrobisnis)
Berternak kambing dan tanam jagung juga sayur-sayuran.
Kenapa harus Kambing, karna Kambing cocok di ternakkan di daerah hijauan pegunungan sedangkan Si Ariz (Si Ragil) saat ini sedang mondok di daerah Pacet Mojokerto daerah pegunungan. Ternak Kambing dianggap buya tidak seribet berternak ikan atau berternak unggas yang jorok.
Jagung buya pilih sebagai pengganti rumput, rumput tidak mempunyai buah yang bisa dijual sedangkan Jagung buahnya bisa dijual dan batang serta daunnya bisa dijadikan pakan.
Sayuran yang buya tanam sejenis Kangkung, Bayam atau Sawi yang mempunyai masa panen singkat sehingga uang hasil panen bisa dijadikan perputaran untuk biaya harian kebutuhan peternakan kambing.
Untuk itu buya akan sewa lahan sebagai areal penggembalaan, pendirian kandang kambing, lahan kebun untuk menanam Jagung dan Sayuran dan buya akan bangun Gubuk disana.
Mulai saat ini buya akan terima masukan saran ataupun kritikan demi mambangun masa depan kejayaan kalian.
Buya juga akan banyak banyak belajar lagi tentang hidup dan kehidupan apalagi dibidang peternakan dan perkebunan yang ingin buya usahakan dan kembangkan.
SEMOGA BERHASIL
Kini saatnya memandu anak yang ke dua menggapai asa
Hari ini Jum'at, 20 September 2019 saat sinar Mentari mengembang di ufuk timur, buya tulis satu impian besar buya kepada kalian semoga kalian kelak bisa menikmatinya meneruskannya dan memancarkannya laksana sinar Mercusuar menerangi kapal dan perahu nelayan di lautan.
Usia Buya yang semakin menua, tenaga yang sudah melemah memacu semangat buya untuk menuntun kalian menapaki jalan kehidupan kalian ke depan.
Bila saatnya nanti Kalian berdua, anak-anak buya jadilah anak anak yang berguna bagi sesama. Kalian anak yang pertama yang sudah merintis karir di bidang Informasi dan Tehnology (IT) dan kalian anak ragilku yang sekarang memulai pendidikan setingkat SMA di pesantren Tahfidz Al-Quran berkolaborasilah bertransformasilah bersatulah dalam satu wadah/bangunan/badan usaha seperti Mercusuar yang bermanfaat bagi bahtera di kegelapan malam.
Saat ini buya masih membuat rancangan satu usaha yang sekiranya bisa dipakai buat biaya pendidikan si Ragil, bisa buat income untuk keperluan yang di rumah, buat tabungan hari tua buya sekalian untuk tabungan akherat bila buya nanti telah tiada. Kira-kira apa dan usaha itu dekat dengan si Ragil agar buya bisa memberikan sentuhan enterpreuner padanya (mental bussines).
Buya punya impian usaha itu adalah berternak dan berkebun (Agrobisnis)
Berternak kambing dan tanam jagung juga sayur-sayuran.
Kenapa harus Kambing, karna Kambing cocok di ternakkan di daerah hijauan pegunungan sedangkan Si Ariz (Si Ragil) saat ini sedang mondok di daerah Pacet Mojokerto daerah pegunungan. Ternak Kambing dianggap buya tidak seribet berternak ikan atau berternak unggas yang jorok.
Jagung buya pilih sebagai pengganti rumput, rumput tidak mempunyai buah yang bisa dijual sedangkan Jagung buahnya bisa dijual dan batang serta daunnya bisa dijadikan pakan.
Sayuran yang buya tanam sejenis Kangkung, Bayam atau Sawi yang mempunyai masa panen singkat sehingga uang hasil panen bisa dijadikan perputaran untuk biaya harian kebutuhan peternakan kambing.
Untuk itu buya akan sewa lahan sebagai areal penggembalaan, pendirian kandang kambing, lahan kebun untuk menanam Jagung dan Sayuran dan buya akan bangun Gubuk disana.
Mulai saat ini buya akan terima masukan saran ataupun kritikan demi mambangun masa depan kejayaan kalian.
Buya juga akan banyak banyak belajar lagi tentang hidup dan kehidupan apalagi dibidang peternakan dan perkebunan yang ingin buya usahakan dan kembangkan.
SEMOGA BERHASIL
Kamis, 27 Oktober 2016
PUSARA KEHIDUPAN
PUSARA HIDUP
Ketika kita terasa mati, ketika kita tak bisa berbuat banyak, tak tahu harus berbuat apa, selayaknya kita di Pusarai di patoki di tengeri dengan dua Pusara, apa itu?. Sabar dan Syukur
SABAR & SYUKUR
Romantika kehidupan bisa berwarna warni, ada hitam ada kelabu kadang putih lalu suatu saat kita jumpai jingga, merah, karna warna itulah lukisan diri kita hidup bisa dinilai bahkan dinikmati.
Jika kita menginginkan kehidupan kita berwarna putih, tidak ada kotoran, tidak ada accident tidak ada keburukan tidak ada tangisan tidak ada musibahm masalah tidak ada warna merah atau hitam. Lalu bagaimana bentuk lukisan kita. Putih, polos tidak ada gambar?
Apapun yang telah tertoreh dalam kehidupan kita dalam lukisan kita yang kita sendiri telah mewarnainya semua itu adalah yang terbagus buat kita.
Kita semestinya bersyukur atas apa yang telah kita terima, apapun itu bentuknya; musibah, tangisan, penderitaan, kegagalan atau apalah-apalah yang lain. Apapun itu warnanya; hitam atau merah, terimalah itu semua sebagai sebuah bentuk kehidupan, warna lukisan kehidupan kita, lalu kita upayakan untuk meneladani menelaah dan menilai apa yang telah dan sedang terjadi dalam kehidupan kita itu. Syukuri, syukuri tuhan masih memberi kesempatan kita untuk memperbaiki lukisan kehidupan kita yang belum sempurna atau ternoda atau belum terbentuk dan ternilai, kita masih diberi kesempatan untuk mentaubati kehidupan kita yang telah kita langgar, kita nodai, kita lumuri dengan dosa dan warna yang tak semestinya ada atau berada pada sesuatu yang tidak pada tempatnya.
Terimalah dulu apa adanya. jangan berontak menyalahi diri sendiri apalagi menyalahi tuhan. Ya semua telah terjadi, jangan sampai yang ndak bener terjadi lagi, salah lagi maka bertaubatlah, kita telah berbuat salah mohon ampun dan mohon maaflah kepada tuhan yang telah memberi kita lembaran kehidupan dengan tinta beraneka warna yang kita disilakan memilih warna apa untuk kita toreh dilembar kehidupan kita dan kita telah melanggarnya telah melakukian kesalahan kenistaan, kebodohan
Tentu untuk memperbaikinya tidak lah gampang tidak lah mudah, harus sabar dan telaten. Jika harus dibersihkan perlu kesabaran, ketelatenan bahkan kehati-hatian agar apa yang telah kita lukis kita rintis tidak salah lagi tidak bertambah buruk lagi, Jika harus ditutupi tutupi dengan warna putih atau warna kebalikan atau perbuatan yang sebaliknya, Yah, bila telah berbuat buruk berbuat jelek cepat-cepatlah mengdakan perbaikan dengan perbuatan baik, paling tidak perbuatan baik tiu adalah minta maaf mohon maaf mengakui kesalahan menerima akibat yang ditimbulkan (yakni rasain lo bukan kite)..
Jadi Patok atau tanda (tetengaer) pusara kehidupan kita kalau begitu yang patut dan pantas adalah Sabar & Syukur
Kalaulah bentuk lukisan kita sudah berpola sudah berbentuk sudah berarti dan bernilai jangann lalu kita pongah, sombong atau begudul. Ndak panteslah wong lahire bae ndak Katok-an kalau ndak di-katok-i (tidak berbusana alias bugil) .
Yah karna Lukisan kehidupan kita belum berbingkai belum dilelang dihadapan orang banyak dipadang mahsar nanti, belum tentu lukisan kehidupan kita sesuai dengan harapan dan kemauan sang Maha Memiliki (pemilik warna tinta lembar kehidupan bahkan diri kita) apakah kita patut menilai diri sendiri dengan kesombongan dan kepongahan kita?, kadang kita tak sadar sebenarnya siapa sih kita ini, Sang Maestro lukisan begitu? lukisane paling apik dewe ngunu?. Ndak, tidak sama sekali. Kita dak pantes Sombong, ndak layak Takabbur, coba lihat kelangit ketika malam, bisakah kita melukis seperti itu, panorama pegunungan yang begitu indah dan mempesona nyata dikelopak mata (real 3D),..... kita?
Kita adalah manusia yang gampang Sambat manakala melarat, paham?
Sambat, ngersulo, nggrundel ngedumel (menggerutu, red) itulah kita bilamana ketiban sesuatu yang tidak kita sukai.Mustine yo Sabar to.
Jadi seyogyanya diri kita tidak dipatoki ditengeri di pusarai dengan Sombong dan Sambat akan tetapi terpujilah bila kita di pusarai dengan Sabar dan Syukur
Sampai Jumpa
Ketika kita terasa mati, ketika kita tak bisa berbuat banyak, tak tahu harus berbuat apa, selayaknya kita di Pusarai di patoki di tengeri dengan dua Pusara, apa itu?. Sabar dan Syukur
SABAR & SYUKUR
Romantika kehidupan bisa berwarna warni, ada hitam ada kelabu kadang putih lalu suatu saat kita jumpai jingga, merah, karna warna itulah lukisan diri kita hidup bisa dinilai bahkan dinikmati.
Jika kita menginginkan kehidupan kita berwarna putih, tidak ada kotoran, tidak ada accident tidak ada keburukan tidak ada tangisan tidak ada musibahm masalah tidak ada warna merah atau hitam. Lalu bagaimana bentuk lukisan kita. Putih, polos tidak ada gambar?
Apapun yang telah tertoreh dalam kehidupan kita dalam lukisan kita yang kita sendiri telah mewarnainya semua itu adalah yang terbagus buat kita.
Kita semestinya bersyukur atas apa yang telah kita terima, apapun itu bentuknya; musibah, tangisan, penderitaan, kegagalan atau apalah-apalah yang lain. Apapun itu warnanya; hitam atau merah, terimalah itu semua sebagai sebuah bentuk kehidupan, warna lukisan kehidupan kita, lalu kita upayakan untuk meneladani menelaah dan menilai apa yang telah dan sedang terjadi dalam kehidupan kita itu. Syukuri, syukuri tuhan masih memberi kesempatan kita untuk memperbaiki lukisan kehidupan kita yang belum sempurna atau ternoda atau belum terbentuk dan ternilai, kita masih diberi kesempatan untuk mentaubati kehidupan kita yang telah kita langgar, kita nodai, kita lumuri dengan dosa dan warna yang tak semestinya ada atau berada pada sesuatu yang tidak pada tempatnya.
Terimalah dulu apa adanya. jangan berontak menyalahi diri sendiri apalagi menyalahi tuhan. Ya semua telah terjadi, jangan sampai yang ndak bener terjadi lagi, salah lagi maka bertaubatlah, kita telah berbuat salah mohon ampun dan mohon maaflah kepada tuhan yang telah memberi kita lembaran kehidupan dengan tinta beraneka warna yang kita disilakan memilih warna apa untuk kita toreh dilembar kehidupan kita dan kita telah melanggarnya telah melakukian kesalahan kenistaan, kebodohan
Tentu untuk memperbaikinya tidak lah gampang tidak lah mudah, harus sabar dan telaten. Jika harus dibersihkan perlu kesabaran, ketelatenan bahkan kehati-hatian agar apa yang telah kita lukis kita rintis tidak salah lagi tidak bertambah buruk lagi, Jika harus ditutupi tutupi dengan warna putih atau warna kebalikan atau perbuatan yang sebaliknya, Yah, bila telah berbuat buruk berbuat jelek cepat-cepatlah mengdakan perbaikan dengan perbuatan baik, paling tidak perbuatan baik tiu adalah minta maaf mohon maaf mengakui kesalahan menerima akibat yang ditimbulkan (yakni rasain lo bukan kite)..
Jadi Patok atau tanda (tetengaer) pusara kehidupan kita kalau begitu yang patut dan pantas adalah Sabar & Syukur
Kalaulah bentuk lukisan kita sudah berpola sudah berbentuk sudah berarti dan bernilai jangann lalu kita pongah, sombong atau begudul. Ndak panteslah wong lahire bae ndak Katok-an kalau ndak di-katok-i (tidak berbusana alias bugil) .
Yah karna Lukisan kehidupan kita belum berbingkai belum dilelang dihadapan orang banyak dipadang mahsar nanti, belum tentu lukisan kehidupan kita sesuai dengan harapan dan kemauan sang Maha Memiliki (pemilik warna tinta lembar kehidupan bahkan diri kita) apakah kita patut menilai diri sendiri dengan kesombongan dan kepongahan kita?, kadang kita tak sadar sebenarnya siapa sih kita ini, Sang Maestro lukisan begitu? lukisane paling apik dewe ngunu?. Ndak, tidak sama sekali. Kita dak pantes Sombong, ndak layak Takabbur, coba lihat kelangit ketika malam, bisakah kita melukis seperti itu, panorama pegunungan yang begitu indah dan mempesona nyata dikelopak mata (real 3D),..... kita?
Kita adalah manusia yang gampang Sambat manakala melarat, paham?
Sambat, ngersulo, nggrundel ngedumel (menggerutu, red) itulah kita bilamana ketiban sesuatu yang tidak kita sukai.Mustine yo Sabar to.
Jadi seyogyanya diri kita tidak dipatoki ditengeri di pusarai dengan Sombong dan Sambat akan tetapi terpujilah bila kita di pusarai dengan Sabar dan Syukur
Sampai Jumpa
Jumat, 02 September 2016
BEKAL JADI ENTERPREUNUR SEJATI
BEKAL JADI ENTERPREUNUR SEJATI
Contohlah Kanjeng nabi Muhammad SAW, beliau menjadi seorang pemimpin
dunia karna sifatnya yaitu :
Shiddiq
Tabligh
Amanah dan
Fathonah
kamu bisa pahami maksudnya dengan membuka di google
selain itu ada lagi syarat lain yaitu :
sabar
istiqomah ! telaten
cerdas
mental baja/tidak mudah putus asa
bermental satria/semangat juang yang tinggi mencapai maksud
dan tujuan
tidak sombong atau low profil high product
ganpang bersyukur tidak mudah putus asa
artine dadi wong ojo sombong lan takabbur ojo sambat wayah
melarat
dadio wong kang syukur ben makmur kelawan sabar naliko di
uji kurang mujur
ora gampang dadi wong sukses, lan dak bakalan dadi wong
sukses lek dak diwiwiti, dimulai dicoba di tekuni di telateni.
Jangan mudah menyerah dan putus asa seperti orang yang tidak
mempunyai harapan. Ketika berangkat memulai usaha, lihat ke Timur seakan melihat
Mendung, melihat ke Barat seakan melihat gelap. melongok ke Selatan kelihatan petir
menyambar-nyambar, lirik ke Utara seakan angin kenceng yang ada.
Apapun yang terjadi tekat dan semangat harus senantiasa
menyertai tak peduli halangan dan rintangan , yakinkan dan pastikan bahwa ada
tuhan bersamamu, tuhan yang selalu kau sembah kau minta, tuhan yang peduli
manakala orang lain tak peduli (temanmu bahkan mungkin keluargamu).
Jangan pernah kalah sebelum bertanding. ingat kisah Daud AS
yang kecil mengalahkan yang besar.
Keyakinan itu perlu. Membangun
keyakinan bisa dari ilmu pengetahuan. apa yang kamu tidak mengeti. memahami
bisa kalian pelajari dari mana saja dan dari siapa saja. dari interenet dari
alam tunbuhan dan hewan dari guru terutama dari orang tuamu.
Di dunia ini tidak ada yang tidak mungkin. everything is posible not imposible
Jadi tetaplah berusaha jangan banyak alasan, mulailah dan yakinilah
kebrhasilanya dengan perjuangan dan doa. semoga kalian berhasil, amin
Do’a dari buya senantiasa menyertai puta-putranya
Kalian bisa memulai bekerja
dari hal-hal yang ringan yang sepele misalnya membersihkan sepatu sendiri.
Jangan kau kira itu adalah bukan pekerjaan yang bergaji besar yang kau cari
selama ini. Apapun bentuknya pekerjaan yang kau kerjakan akan menghasilkan,
tinggal hasilnya baik atau buruk itu tergantung tanganmu, karyamu, tentu dong
kamu harus menghasilkan sesuatu yang berguna
baik untuk dirimu sendiri maupun orang lain, bayangkan bila kalaian harus
membersihkan atau menyemir sepatu kepada orang lain kalian harus mengeluarkan
uang lima ribuan, bila kalian telah melakukannya, uang lima ribuan untuk ongkos
semir sepatu itu tadi bisa kamu kasihkan ke kotak amal atau tukang semir sepatu
yang kamu temui, karna dari sanalah pekerjaan itu akan dimulai, dimulai dengan
niat yang baik, niat untuk bekerja dan menghasilkan sesuatu yang berguna bagi
diri sendiri apalagi berguna bagi orang lain. Jangan pandang pekerjaannya,
pandanglah hasil dari pekerjaan itu. Bila hasilnya belum cukup, bersabarlah,
tekuni, telateni nanti tuhan yang akan menghantarkan dan membimbing ke jenjang
yang lebih tinggi, yakinilah dan sadari kamu telah memulai bekerja dan berusaha
dan telah menghasilkan sesuatu walaupun sedikit atau kecil.
Buya tak mengharuskan
kalian harus menjadi ini itu, asalkan pekerjaan itu halal dan Alloh ridlho akan
pekerjaan yang kau kerjakan Buyapun ridho. Bila kalian senang dan ikhlas menerimanya
itu berarti kalian telah mensyukuri pekerjaan itu, mudahan-mudahan pekerjaan
itu barokah. Karena dari keberkahan yang sedikit itu bisa menjadi banyak, yang
sulit itu bisa menjadi mudah, yang kecil itu bisa menjadi besar dan yang tidak
cukup Insya Allah menjadi cukup.
Ingatlah pesan Buya jadi
apapun kalian nantinya jangan sampai kalian meninggalkan Sholat & Zakat.
Bila penghasilanmu belum
mencukupi untuk berzakat, maka bershodaqohlah.
Semoga Allah mengangkat derajat dan penghasilanmu dengan Shodaqohmu
sehingga nantinya kalian menjadi ahli Zakat.
Sekali lagi Do’a dari buya senantiasa menyertai
puta-putranya.
Buya
2/9/2016
Kamis, 11 Agustus 2016
HIDUP INI ADALAH PILIHAN
Hidup ini memang tidak mudah, sejak kita berakal dan sudah baligh kita dituntut unutk memilih jalan kehidupan kita. Beruntunglah mereka yang punya orang tua dan membimbing jalan mana yang seharusnya dia tempuh.
Bersyukurlah anak-anakku, kau saat ini, saat kutulis entri blog ini (malam jum'at tgl 11 Agustus 2016) kau masih memiliki Orang tua, Ada Buya juga ada Umik, yang kadang kau anggap marah, egois dan seterusnya terhadap dirimu yang telah berbuat sesuatu, ya, karna kau telah berulah berbuat sesuatu yang kau tak tahu itu adalah salah dan kau membenarkan adanya.
Ingatlah nak, tidak ada orang tua yang menjerumuskan anak-anaknya ke jurang yang memnganga didepan jalan hidupnya, orang tuamu sudah banyak merasakan pahit getir kehidupan ini, jam terbangnya jauh melebihi yang kau punya. Sungguh tak tega bilamana orang tuamu mengetahui kau jatuh kejurang yang sudah diperingatkan keberadaanya.
Berpikirlah sebelum melangkah, masih ingat kan? Buya pernah bilang "Pake otak" karna yang membedakan kau dan anjing atau kucing adalah otaknya dan semestinya otak manusia dipakai untuk berpikir.
Setiap saat, setiap waktu setiap detik, setiap tarikan nafas yang jarang kita rasakan dan kita nikmati adanya kita di tuntut untuk memilih benar atau salah bahkan saat kau baca tulisan ini, antara membacanya atau tidak, menelaahnya atau mencampakkannya, memperhatikannya atau mengacuhkannya, semuanya akan berakibat kepadamu, mana yang benar dan mana yang salah diantara pilihan yang ada itu ada ditanganmu dalam keputusanmu, yang akan kau rasakan benar dan salahnya setelah masa berlalu. Blankon (peci orang Jawa) itu bendole nek mburi (Bendolnya ada di belakang) pertanda tidak ada sesal itu di depan, sesal itu ya adanya dibelakangan di kemudian hari setelah semua terjadi. Kalau bendolnya di depan itu namanya pencu.
(ngantuk rehat dulu, disambung nanti, nantiiiii................)
Bersyukurlah anak-anakku, kau saat ini, saat kutulis entri blog ini (malam jum'at tgl 11 Agustus 2016) kau masih memiliki Orang tua, Ada Buya juga ada Umik, yang kadang kau anggap marah, egois dan seterusnya terhadap dirimu yang telah berbuat sesuatu, ya, karna kau telah berulah berbuat sesuatu yang kau tak tahu itu adalah salah dan kau membenarkan adanya.
Ingatlah nak, tidak ada orang tua yang menjerumuskan anak-anaknya ke jurang yang memnganga didepan jalan hidupnya, orang tuamu sudah banyak merasakan pahit getir kehidupan ini, jam terbangnya jauh melebihi yang kau punya. Sungguh tak tega bilamana orang tuamu mengetahui kau jatuh kejurang yang sudah diperingatkan keberadaanya.
Berpikirlah sebelum melangkah, masih ingat kan? Buya pernah bilang "Pake otak" karna yang membedakan kau dan anjing atau kucing adalah otaknya dan semestinya otak manusia dipakai untuk berpikir.
Setiap saat, setiap waktu setiap detik, setiap tarikan nafas yang jarang kita rasakan dan kita nikmati adanya kita di tuntut untuk memilih benar atau salah bahkan saat kau baca tulisan ini, antara membacanya atau tidak, menelaahnya atau mencampakkannya, memperhatikannya atau mengacuhkannya, semuanya akan berakibat kepadamu, mana yang benar dan mana yang salah diantara pilihan yang ada itu ada ditanganmu dalam keputusanmu, yang akan kau rasakan benar dan salahnya setelah masa berlalu. Blankon (peci orang Jawa) itu bendole nek mburi (Bendolnya ada di belakang) pertanda tidak ada sesal itu di depan, sesal itu ya adanya dibelakangan di kemudian hari setelah semua terjadi. Kalau bendolnya di depan itu namanya pencu.
(ngantuk rehat dulu, disambung nanti, nantiiiii................)
Selasa, 02 Desember 2014
PERMOHONAN BUYA PADA ANAK-ANAKNYA,
PERMOHONAN
BUYA PADA
ANAK-ANAKNYA,
Salam Sejahtera buat kalian semua.
Usia Buya semakin senja, Buya
seharusnya mempersiapkan diri untuk masa yang akan datang. Buya seharusnya tahu
diri, kalian yang masih kecil belum cukup dewasa untuk bisa mengerti persoalan
dan lika-liku hidup ini.
Kalian adalah harapan Buya, manakala
buya sudah tidak ada di dunia ini, manakala kepinginan buya ada yang belum
terealisasi. Kalian adalah penghantar do’a yang menentramkan dikala Buya tidur
panjang nanti, kalian adalah harapan untuk meneruskan perjuangan Buya yang
belum terealisasi.
Wahai anak-anakku, kelahiran kalian
adalah do’a Buya dan Umik kepada Ilahi, agar kiranya diberi dari sisinya
keturunan yang Soleh Soleha, bisa menjadi kebanggan kedua orang tuanya karna
pretasi baik yang dicapainya.
Seharusnya kalian saat ini tidak
terusik oleh permasalahan ekonomi keluarga, sehingga cita-cita dan harapan
kalian tidak terganggu olehnya, Kalian wahai anak-anakku yang saat ini masih
belajar menuntut ilmu di bangku sekolah hendaklah belajar yang tekun belajar
yang rajin raih dan gapai cita-cita luhur kalian bermimpilah ssat ini dan
wujudkan mimpi itu saatnya nanti do’a Buya Umik mengiringi harapan dan
cita-cita kalian.
Tidak semua keluarga diberi
kesempatan Ekonomi berlebih oleh tuhannya, termasuk Buya yang kalian tahu
Ekonominya masih pas-pasan dan Buya tidak berhenti untuk berusaha mendapatkan
kecukupan bahkan lebih dari cukup untuk Ekonomi keluarganya.
Maka dari itu berhematlah, jangan
boros apalagi berlebih-lebihan
dalam penggunaan materi tapi jangan pula
medit irit apalagi pelit kepada orang tua yang telah membesarkanmu dari yang
papa, kalian dirawat dari semenjak dalam
Rahim Bunda yang betapa menderitanya mengandung kalian, tidur tidak leluasa sakit tidak terkira saat melahirkan,Buyapun
pernah ngidam , rasanya tidak wajar saja jadi manusia.
Tanpa pakaian yang melilit dibadan
kalian, dilahirkan meronta menangis meminta tanpa kata, ketahuilah bahwa Orang
tua kalianlah yang ngertiin kemauan kalian, bilamana nanti kalian jadi orang
tua baru akan merasakan itu semua. Renungkan
Maka dengarkan petuah Orang tua
Gunakanlah sebaik mungkin pemberian dari
tuhan misalnya harta benda, Buya pernah
ajarkan dari pemberian yang Buya kasihkan kepada kalian sebagian hendaklah di
tabung sebagian lagi pergunakan untuk keperluan yang sangat perlu dan sebagian
lagi rupakanlah benda ang bermanfaat bagi dirimu. Misalkan kalian yang masih
sekolah apabila uang saku sekolah kalian sejumlah liima rubu rupiah maka
sepertiganya yang seribu lima ratus masukkan kedalam tabungan, buatlah akun tabungan
untuk dirimu sendiri entah apa itu bentuknya, bikin celengan kah, buka tabungan
sekolah kah atau buka rekening di bank bilamana perlu. Yang sepertiga lainyya,
sejumlah seribu lima ratus kumpulkan untuk membeli benda atau peralatan sekolah
yang dirasa perlu, banyak peralatan sekolah yang membutuhkan uang mulai dari
alat tulis menulis, pakaian seragam sekolah, apalagi sekarang haruslah bawa
laptop segala jadinya ya harus beli, sory minjam begitulah jamannya, lha
apatah cukup duit segitu buat beli
laptop gaming kesukaan bocah-bocah ?,
dan setrusnya – dan seterusnya, maka bantuan do’a kalianlah yang diharapkan
oleh orang tua dan pengertian kalian kepada orang tua kalian yang diinginkannya,
mudah-mudahan berkat do’a dan budi pekerti kalian tuhan berikan limpahan
rizkinya sehingga bisa membantu kalian mewujudkan apa yang kalian idam-idamkan,
jangan pernah memaksakan kehendak kalian, oran tua kalian tentulah sudah
berusaha dan berupaya bersikaplah menjadi anak yang tauladan berbudi dan
mengerti dan kalian harus sadar bilamana nati terwujud apa yang kalian dambakan
pelihara rawat dan pergunakan sebaik-baiknya pemberian darinya. Dan sepertiga
yang terakhir sejumlah seribu lima ratus buat akmodasi jajan kalian selama di sekolah.
Cukup ?, kalo masih kurang bawa bekal dari rumah bawa nasi secukunya untuk
perut kamu dan uang itu belikan untuk beli lauk, bawa minuman dalam botol dari
rumah penuhi perutmu dengan air mineral agar tidak keroncongan, caranya ?, ya
belajar ntar kalo udah terbiasa jadi biasa saja, coba saja. Belajar mental
seperti itu jarang diajarkan disekolahmu bahkan mungkin tidak ada sama sekali
walaupun biaya sekolahmu luar biasa sekali tapi sadarlah itu semua adalah puasa
kalian dan suatu saat nanti akan ketemu hari rayanya, semua itu ada masanya
bila kita terbiasa dengan hal-hal seperti itu maka bersiaplah untuk menjadi orang yang luar biasa Dan masih ada sisa sebesar lima ratus rupiah
buatlah Sodaqoh infaq amal jariyahmu berikan kepada mereka yang membutuhkan
bisa kau masukkan di kotak amal untuk SPP anak yatim faqir miskin, walau kau
sendiri misih tergolong miskin itu berarti kau lebih kaya dari merka yang kaya
harta tapi tidak bersodaqoh amal jariyah.
bersambung
Langganan:
Postingan (Atom)
